Penanggulangan Sampah: Etika Kristen

 


Masalah sampah adalah masala-ku (kita) karena semua kita sebagai sumber sampah (masalah) dan semua juga mengalami dampak dari sampah yang tidak ditanggulangi dengan baik. 

    Dasar teologi penanganan masalah sampah. 

    Manusia diciptakan dari debu tanah (Kej. 2:7; Kej. 3:19), Allah memberi mandat (perintah) untuk menguasai dan memelihara seluruh ciptaan yang lain (Kej. 1: 28; Kej. 2: 15), Alam semesta menjadi sumber hidup bagi manusia. Hal ini menandaskan bahwa manusia tidak dapat dipisahkan dengan tanah dan mempunyai tanggung jawab kepada Tuhan. Manusia sebagai partner Allah untuk menjaga "keutuhan ciptaan". Manusia adalah bagian dari tanah (bumi) dan bumi adalah bagian dari manusia (mutualistis simbiosis). Maka merusak (mengotori) bumi (tanah) dengan sampah berarti mengotori dan merusak dirinya sendiri. Apa saja yang baik yang kita lakukan untuk memelihara alam ini adalah melakukan untuk diri kita sendiri, dan jika kita melakukannya sebagai wujud ketaatan kepada perintah Allah, maka hal itu adalah merupakan ibadah kita kepada Tuhan. Dan sebaliknya. 

    Dampak masalah sampah sangat dahsyat, tidak hanya lingkungan yang kotor (pencemaran lingkungan), tetapi juga mengakibatkan banjir, pencemaran air, udara dan membawa wabah penyakit, yang dampaknya dialami banyak orang. Penanggulangan sampah; Pertama: Kesadaran-ku akan tanggung jawab ku dan akibat dari dari perbuatan-ku, yang diwujudkan "membuang sampah pada tempatnya dan jangan membuang sampah dengan sembarangan". Kedua: Melakukan program Pemerintah dan Gereja, membuang sampah menurut jenisnya; khususnya sampah kering dan basah. Membudayakan hidup bersih dan sehat, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sendiri. Budaya yang demikian akan terwujud di mana dan kapan saja kita berada. Kalau orang lain (Kota, Negara lain) bisa, kita juga bisa. Dulu di kampus dicanangkan istilah "LISA" (Lihat Sampah Ambil). Contoh pengalaman di berbagai Negara.


Posting Komentar untuk "Penanggulangan Sampah: Etika Kristen"