“Sistem Pemilihan Pemimpin Gereja: Tinjauan Teologis dan Prinsip Alkitabiah”


Pemilihan pemimpin dalam gereja bukan sekadar proses organisasi, tetapi merupakan bagian dari panggilan rohani yang berkaitan langsung dengan kehendak Allah. Dalam praktiknya, berbagai gereja menggunakan sistem yang berbeda, mulai dari demokrasi jemaat hingga penunjukan berdasarkan struktur tertentu. Pengertian Pemimpin dan kepemimpinan Kristen; Pemimpin dan kepemimpinan yang melayani. Pemimpin dan Kepemimpinan sebagai hamba yang melayani. Pemimpin yang memenuhi kualifikasih yang ditetapkan secara organisasi bagi seorang pemimpin. Pemimpin yang mempunyai "panggilan" untuk melayani, karena; Pemimpin adalah yang dipilih dan ditentukan oleh Allah. (Efesus 4: 11 14). Mengutamakan fungsi sebagai pemimpin yang melayani bukan Jabatan. Pemimpin yang mempunyai kualitas rohani: Pemimpin adalah pemimpin gembala yang memberi makan domba domba yang dipercauakan kepadanya secara rohani, band. Yoh. 10: 11: Yehezkiel 34:41,16: Yoh 21:15. Pemimpin yang mempunyai akuntabilitas (bertanggung jawab), Kredibilitas (dapat dipercaya), capabilitas (kecakapan or kemampuan) menjadi pemimpin, Kel. 18: 21; 2 Tim. 2: 2. Mempunyai kehidupan keluarga dan pribadi yang baik, Titus 1: 5-9, Sistem pemilihan Pemimpin Gereja (Pemimpin Kristen):

"Pemilihan pelayan gereja bukanlah ajang kompetisi kekuasaan, melainkan proses peneguhan karunia Tuhan dalam jemaat. Kriteria yang harus diutamakan bukan sekadar kedudukan sosial atau kekayaan, melainkan karakter rohani sebagaimana tercantum dalam 1 Timotius 3. Sistem yang sehat adalah sistem yang mengedepankan doa dan keterbukaan, sehingga siapa pun yang terpilih benar-benar merasakan panggilan tersebut sebagai tanggung jawab suci (pelayanan), bukan sebagai status jabatan semata."

 Sistem Undi (Kis.1: 26)

  Demokrasi: Tuhan memilih pemimpin melalui yang berhak memilih yang

didasarkan kesatuan di dalam Kristus atau demokrasi di dalam kristus, Fil. 2: 1-3,

bukan berdasarkan Nepotisme dan kepentingan tertentu.

  Penghunjukan langsung oleh pemimpin atau berdasarkan Aklamasi yang

didasarkan pada kriteria Allah, 1 Sam. 16:8-13; Kel. 18: 21; 2 Tim. 2: 2


Posting Komentar untuk "“Sistem Pemilihan Pemimpin Gereja: Tinjauan Teologis dan Prinsip Alkitabiah”"